Kamis, 29 Agustus 2013

A New

Baru sekitar seminggu ini kayaknya, gue punya temen baru. Ya walo belum pernah ketemu secara langsung, smsan sama dia udah kerasa akrab sekali. Mungkin karena gue dan dia orang nya sama-sama gak jaim kali ya, jadi pas smsan gak ngebatasin diri sebagai orang yang baru kenal lewat sms (ato bisa dibilang juga sama-sama gak tau malu, hahaha).
Yah, whatever, paling gak hape gue gak sesepi sebelumnya.

Walo hati masih sama..
Read More … A New

Jumat, 23 Agustus 2013

Disappear

Setidaknya mungkin kau sekarang sudah tak merasa terlalu bersalah seperti kemaren. Sudah tak suka atau malah membenciku. Yah, kurasa usaha kecilku berhasil. Jadi menurutku mungkin ini saat yang tepat untuk menghilang. Saat kau sendiri tidak akan mencari atau merinduku lagi.
Semoga kau selalu diberikan kebahagiaan.
I still love you, if you wanna know.
Read More … Disappear

Minggu, 07 Juli 2013

Meet You

Kau tahu, betapa aku senang bisa bertemu denganmu hari ini?
Walau kau masih tetap sama dinginnya dengan hari kemaren.
Walau mungkin kau tak sesenang saat melihat langit mendung.
Ya, mungkin kau tak akan tahu betapa senangnya aku bertemu denganmu hari ini.
Betapa hati ini... rindu sekali.
Read More … Meet You

Sabtu, 06 Juli 2013

Masih Tentang Kamu

Dan dengan semua perhatian serta kasih sayang yang kau dapat dari mereka, apa aku masih punya nyali untuk menawarkan yang ku punya padamu?
Tapi paling tidak aku tahu banyak yang menghiburmu saat aku masih sibuk menghibur diri sendiri. Yah, membiasakan diri dengan ketidakberadaan dirimu ternyata lebih sulit dari yang ku kira. Pergi ke tempat hiburan, bercerita tentang banyak hal, sedih, senang, aku masih sulit menerima kenyataan kalau aku hanya berbagi dengan diri sendiri saat menjalani itu semua.
For the last, aku selalu berdoa, di manapun kau berada sekarang, dengan siapapun, dan apapun akhirnya kita kelak, semoga kau bahagia :)
Read More … Masih Tentang Kamu

Senin, 01 Juli 2013

Read More …

Minggu, 30 Juni 2013

Yah, namanya juga jomblo, wajar kalo sepi. Hp sepi, hati sepi. Makan sendiri, kemana2 juga pasti sendiri. Masih berharap ada yg peduli? Kamu sedih aja orang lain gak tau, gimana mau ada yang peduli? :)
Read More …

Rabu, 26 Juni 2013

Postpone

     Dari awal memutuskan untuk menambatkan hati padamu, aku tahu hal ini sangat mungkin terjadi. Namun aku tidak pernah mengira akan sesedih ini rasanya.
     1 tahun 2  bulan 26 hari, sungguh waktu yang singkat. Aku masih ingat hari pertama aku menyatakan cinta padamu. Aku bahkan masih ingat waktu pertama kali mengajakmu jalan. Waktu itu kau ingin melihat pesta kembang api. Matamu tak henti-hentinya memandang langit yang penuh cahaya. Dan aku tak henti-hentinya memandang cahaya yang terpancar dari wajahmu yang girang itu. Wajahmu lebih indah dari semua cahaya kembang api yang menghiasi langit.
     Sungguh waktu yang singkat. Aku bahkan tidak sempat mengucapkan kata-kata perpisahan padamu.
     Ya, aku mengerti. Mungkin sangat sulit bagimu untuk menghadapi semuanya, sampai tidak bisa bertatap muka denganku. Mungkin dengan tidak menatap linangan air mata yang mengalir ini, akan membuatmu lebih mudah menjalani hari. Melupakanku.
     Ya, aku mengerti.
     Dan tinggallah aku di sini, menatapi jejak bekas kau singgah di hatiku. Sendiri. Menangis. Menunggumu.
     Kau memintaku untuk tidak bersedih karenamu. Kau tahu, aku juga ingin andai ku bisa. Tapi apa yang dapat kuperbuat? Air mata ini tetap menetes dengan sendirinya, perlahan, lalu deras.
     Cengeng.
     Biarlah. Karna hanya dengan inilah aku bercerita tentang beban hati yang kuterima. Aku suka. Lebih sunyi, tidak ada yang mendengar, hanya aku.
     "Apa kita bisa bersama lagi nanti?" Aku memberanikan diri, bertanya.
     "Gak ada yang gak mungkin". Begitu jawabmu, singkat.
    Terdengar tidak pasti. Semua memang tidak pasti. Tidak ada dari kita yang bisa memastikan. Dan dari semua ketidakpastian itu, aku tidak takut dengan ketidakpastian jawaban orang tua mu kelak. Yang aku takut jawabanmu nanti adalah tidak.
     Dan tentang semua perasaan ini, hanya Allah yang tahu akhirnya.
     "Hal ini pasti demi kebaikan kami berdua", Aku mencoba berfikir positif. Sedikit menenangkan. Lalu ku bersihkan sisa-sisa air mata dari wajahku yang sembab. Mencoba tersenyum.
     Bismillahirrohmanirrohim.
     Kuayunkan langkah pertamaku, berjalan untuk kembali mengejar cintamu. Kali ini tidak dengan bertemu dan menghabiskan waktu memandang kembang api. Tapi dengan berdoa, bersabar, dan menabung waktu, menundanya untuk ku habiskan nanti bersamamu.
     Semoga Allah mengabulkan semua itu.
     Amin..
Read More … Postpone

Minggu, 09 Juni 2013

Yang Ingin Ku Sampaikan

Rasa cinta, bersabarlah.
Orang-orang tak akan mengerti betapa ini berat buat kita. Ini mungkin memang bukan waktu kita. Akan ada masanya, ketika kita bisa bergandeng, tanpa rasa khawatir menyelimuti hatimu. Jika Allah berkenan, maka tiada satupun yang bisa memisahkan kita.
Rasa cinta, bersabarlah.
Aku mungkin hanya di uji untuk berjalan lebih jauh mengejarmu. Maka jagalah tempat itu hanya untuk ku. Karna jalanku hanya berujung padamu. Dan aku tidak ingin hati lain sebagai tujuan kepulanganku.
Rasa cinta, bersabarlah.
Karna aku mencintaimu. Mengerti setiap sikap acuhmu. Berusaha sekuat tenagaku untukmu. Maka tetaplah menunggu. Hingga di batas mampumu.
Rasa cinta, bersabarlah untukku, untukmu.
Read More … Yang Ingin Ku Sampaikan